Rent a House

Jika anda baru pertama kali membeli rumah maka kamu akan mengenal beberapa istilah dalam dunia properti dan itu wajib kamu ketahui
karena membeli rumah adalah keputusan besar sehingga kamu memikirkan segala sesuatunya dengan matang. Pasalnya memahami istilah dalam
properti dapat membatu kamu mengerti antara kewajiban dan hak kamu dengan baik.
Karena itu penting bagi kamu untuk mengenal istilah di dalam properti karena ini dapat membatu kamu dalam mengklaim apa yang seharusnya
menjadi hak kamu sekaligus melakukan kewajiban dengan semestinya.

Properti iyalah sesuatu yang menjadi milik seseorang, kelompok atau milik badan hukum yang berwujud maupun tidak berwujud secara fisik.
Istilah Properti menurut KBBI :
Properti : Berupa harta dan bangunan serta sarana dan prasarana yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanah dan atau bangunan yang dimaksudkan
tanah milik dan bangunan.

Beberapa istilah dalam dunia properti :

1. Akad Kredit
Secara singkat pengertian akad kredit iyalah rentetan proses antara kreditur yaitu pihak bank dengan debitur yaitu calon pembeli rumah ketika mengajukan
KPR (Kredit Pemilikan Rumah)
Dalam hal ini keduanya harus mengerti seluruh dokumen perjanjian denga benar serta menyetujuinya sebelum kedua pihak melakukan penanda tangananan.
Dalam proses penandatanganan akad kredit harus melibatkan kehadiran beberapa pihak sebagi berikut.
a. Calon debitur : apabilah sudah menikah baik suami maupun istri keduanya harus hadir. Namun, jika calon pembeli belum menikah maka ia dapat datang bersama
wali yang umumnya diwakili oleh ibu kandung.
b. Wakil puhak Kreditur (Bank)
c. pihak pengembang
d. notaris sebagi pihak yang berkuasa untuk mengesahkan perjajian tersebut

Ada beberapa hal yang penting yan gperlu kamu perhatikan kejelasan nya dalam proses akad kredit misalnya jumlah angsuran perbulan
sangsi jika nunggak cicilan, jangka waktu kredit, besaran bunga pertahun dan lainnya.

2. Akad Jual Beli
Akta JUal beli merupakan dokumen asli dan kredibel yang merupakan bukti dari transaksi jual beli atau pemindahan hak kepemilikan sebuah properti.
Pihak yang memiliki kuasa untuk membuat dan menerbitkan surat ini adalah notaris atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah)
Funsi dari Akta Jual Beli
a. Menjadi bukti yang sah secara hukum atas terjadinya pemindahan hak milik atau transaksi jual beli sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan pihak terkait
b. Menjadi bukti perkara apabila ada kelalaian salah satu pihak dalam melakukan kewajibannya.
c. Mempermudah proses balik nama
d. Menjadi bukti legal kedua belah pihak

3. Agen Real Estate
Agen real estate atau agen properti merupakan pihak ketiga yang mempasilitasi penjual dan pembeli properti mulai dari proses tawar menawar harga hingga
transaksi selesai. agen properti memiliki empat peran penting sebagai berikut :
a. Menjadi marketing penawaran karena melakukan penawaran dan promosi kepada calon pembeli.
b. Membatu proses mengelola investasi dibidang properti sehingga klien dapat memilih invesstasi secara tepat, efesien dan bernilai jual tinggi.
c. Membatu memilihkan jenis properti yang paling sesuai dengan kebutuhan klien.
d. Menjadi negosiator antara penjual dan calon pembeli hingga terjadi kesepakatan bersama dan berakhir dengan transaksi.

4. Booking Fee
Booking Fee merupakan uang yang anda bayarkan sebagai tanda jadi pembeliann atau pemesanan sebuah properti. Jumlahnya bisa beraga mulai dari Rp.500.000
hingga puluhan juta rupiah karena tergantung dari kebijakan pengembang atau pemilik.
ini sangat perlu untuk diperhatikan karena pada umumnya booking fee ini akan hangus apabila kamu batal membeli atau memesan properti tersebut
Tidak semua pengembang menerapkan cara ini karena memang tidak ada aturan resmi mengenai booking fee.

5. Down Payment (DP)
Down Payment yaitu : dana tunai yang anda bayarkan ketika membeli aset atau properti tertentu denga cara credit. dapat juga dianggap cicilan pertama
Besar DP berbeda-beda tergantung dari kebijakan pengembang, namun umumnya 10%-30% dari harga properti yang anda beli.

Fungsi dari Down Payment :
a. Menjadi jaminan bagi penjual kelanjutan pembayaran sisa pembeli dari total harga jual properti.
b. Melindungi baik dari pihak pejual maupun pembeli sehingga penjual tidak menawarkan dengan pihak lain.

6. Kredi Pemilikan Rumah (KPR)
KPR yaitu Fasilitas pembelian atau perbaikan rumah yang diberikanoleh pihak perbankan kepada perorangan dengan metode pembayaran dicicil (kredit)
a. KPR Non Subsidi
adalah KPR bagi masyarakat umum yang ketentuannya dibuat oleh pihak bank sehingga besaran suku bunga dan cicilannya sesuai kebijakan dari bank tersebut
b. KPR Subsidi
KPR ini diperuntukan bagi masyarakat yang penghasilannya rendah agar dapat memenuhi kebutuhan akanhunian maupun perbaikan hunian yang dimiliki.
Besaran cicilan dan suku bunga KPR subsidi diatur dan ditentukan oleh pemerintah sehingga hanya berlaku untuk masyarakat yan memenuhi persyaratan saja.

7. Real Estate Developer (Pengembang)
Real estate developer merupakan pelaku usaha yang memiliki tugas untuk membangun berbagai jenis rumah di kawasan tertentu sesuai dengan permitaan
konsumen. Depelover atau pengembang ini bisa berupa perusahaan, insatasi maupun perorangan.